Mimpi Belati Berkuncup Emas

--- Kembali ke Muka … ---

Kentongan palu ronda melerai cakap anjing-anjing liar di malam hari

Lempar belati tonggak pun berdiri

Koyakkan tempurung larangan dan norma


Purnama malu tertutup luka hembusan mendung selatan

Bertanda … musim beralih untuk serap jerat bisu


Kau … belati berkuncup emas

Tak sadar diri akan kemilaumu

Andai insafmu bertandang

Mungkin kau terlambat karena aromamu telah pupus


Kau palu ronda sahabat sang gelap

Tak tergegas bangunkan sahur para kurawa

Ketika anganmu sampai ambang larangan dan norma

Niscaya kau temukan dirimu masih dalam kebingungan


Kadigjayamu masih jauh dari selera santapan sempurna

Belai liarmu belum mampu bangkitkan birahi betina berhati lilin redup

Tapi, sering kau sudah merasa sakti mandraguna

Lupa menutup lubang yang kau gali dengan lidah dan tanganmu yang tak berimbang


Reka hatimu kerap terlaksana

Tapi kau takut mimpi menyatai berita gagak hitam

Apa yang kau takuti …? Ataukah kau kurang percaya diri …?


Takdirmu lahir dari rahim di lingkungan kayu berlengket baja

dengan tombak penuh lubang dan paku di pemandangan sisi

Kau kerap bermain dengan sengketa!


Otak berbalut emasmu akan tak bermanfaat

Ketika kau jatuh tapi kau tak pernah mengingat


Aligarh, di balik jaring nyamuk, Subuh, 20-5-200

Tidak ada komentar: